Beredar Pesan Berantai Polisi Jebak Pengendara Demi Rp 10 Juta - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Beredar Pesan Berantai Polisi Jebak Pengendara Demi Rp 10 Juta

Pesan berantai alias broadcast message beredar di tengah masyarakat Kalimantan Timur dalam beberapa waktu terakhir. Pesan itu berisi pemberian hadiah Rp 10 juta bagi polisi yang menolak uang damai dari pelanggar lalu lintas.

Ilustrasi polisi
Bonus itu terbilang sangat besar karena dihitung per pelanggaran. Modusnya adalah polisi akan menjebak pelanggar agar meminta damai saat ditilang.

Dengan begitu, polisi bisa mendapat bonus yang lebih besar, alih-alih menerima uang damai yang hanya Rp 50-100 ribu, Namun, Polda Kaltim langsung menepis kebenaran pesan berantai tersebut.

“Tidak benar. Itu hoaks,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Subandriya, Sabtu (29/7).

Menurut dia, sumber pengumuman yang mengatasnamakan Kapolri dan diberlakukan Juli 2017 itu tak jelas.

“Masyarakat jangan terpengaruh. Itu tidak benar,” imbuh Subandriya.

Dia juga memerinci biaya tilang terbaru di Indonesia.

Antara lain, pelanggar yang tak membawa STNK akan didenda Rp 500 ribu.

Sedangkan yang tidak membawa SIM didenda Rp 250 ribu.

Sementara itu, pengendara yang tak memakai helm dikenai denda Rp 250 ribu.

Subandriya menambahkan, saat ini sudah sistem tilang elektronik atau e-tilang.

Masyarakat yang memiliki smartphone bisa menginstal aplikasi gratis Polda Kaltim melalui PlayStore.

Ketika pengendara dinyatakan melanggar, polisi kemudian memasukan data pelanggar sesuai identitas pada aplikasi tilang online yang dimiliki petugas.
JPNN