Bunker Penuh Uang Ditemukan Di Desa ini, Penemu Bisa Kaya Raya - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Bunker Penuh Uang Ditemukan Di Desa ini, Penemu Bisa Kaya Raya

Halo sobat pembaca sekalian, setiap manusia tentunya akan menyimpan uang dan kekayaannya pada tempat yang paling aman untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan. Begitu juga dengan sebuah negara, tentulah akan menyimpan kekayaanya pada sebuah tempat rahasia, agar jika suatu saat terjadi krisis, bisa menggunakan uang yang telah disimpan tersebut.




Hal tersebutlah yang terjadi pada Jerman kali ini. Selama lebih dari periode 20 tahun, penduduk yang bermukim di Rhineland-Palatinate, Cochem, di Jerman tidak pernah menyadari, jika sebuah rahasia besar berada di desa mereka. Bukan sembarang rahasia, karena ini adalah rahasia negara dan soal uang, serta kekayaan. Pada kedalaman 30 meter, di bawah beridirnya 2 rumah kuno, terdapat sebuah gudang milik Bank Sentral Jerman Barat. Bunker seluas 8.700 meter persegi tersebut digunakan untuk menyimpan uang dan dana darurat yang bisa dipergunakan jika sewaktu - waktu Jerman mengalami krisis keuangan. Bunker ini ditemukan pada awal tahun 2016 lalu.

Masyarakat tentu merasa sangat kaget atas temuan ini, dan selama ini masyarakat sekitar tidak tahu sedikitpun tentang bunker tersebut. Dikabarkan jika Bunker ini dibangun pada tahun 1964 hingga 1988 pada saat perang dingin masih berlangsung, uang yang ada didalam bunker ini dulunya setara dengan 8 miliar Pounsterling yang menjadi cadangan negara jika terjadi pertempuran, hiperinflasi dan sebagainya. Gudang uang bawah tanah tersebut dilindungi dengan memakai dinding beton, yang tebalnya beberapa meter. Dilaporkan pula bahwa Jerman membutuhkan 10 juta pondsterling untuk membangunnya.

Saat pembangunan dilakukan pada beberapa puluh tahun lalu, sejumlah warga sempat curiga dan bertanya-tanya. Namun, pihak pemerintah telah menyiapkan jawaban bahwa pembangunan tersebut adalah proyek konstruksi untuk berlindung dari serangan nuklir.Meski memang bukan itu tujuannya utamanya, bunker milik bank sentral tersebut juga memang bisa digunakan jadi lokasi perlindungan. Di dalamnya tersimpan cadangan air dan makanan untuk digunakan 175 orang bertahan hidup dalam waktu 2 pekan.


Lokasi tersebut dipilih secara hati-hati oleh para ahli. Mereka meyakini, kalau pun suatu waktu Jerman Barat dijatuhi bom atom, area Cochem akan relatif lebih aman karena berada di kedalaman Lembah Moselle, yang sulit untuk dihancurkan oleh bom atom. Selama pengoperasiannya, kunci bunker tersebut disimpan oleh para pejabat tinggi yang menjabat di Frankfurt, hingga akhirnya gudang tersebut ditutup dan uang yang ada di dalamnya dibawa menggunakan lori pada 1988 atau setahun sebelum reunifikasi Jerman Barat dan Timur.



Hanya para pejabat penting dan terpilih lah yang bisa membuka akses masuk pintu seberat 1 ton dengan memasukkan kode kombinasi untuk membukanya. Para pejabat tersebut datang secara berkala ke dalam bunker untuk menghitung jumlah uang yang disimpan dalam tas dan kotak khusus. Sementara itu, para pekerjanya pun disumpah untuk menjaga kerahasiaan tempat tersebut. Hukuman mati tidak akan segan - segan diberikan pada sipapun yang membocorkan keberadaan tempat tersebut. Ruang khusus pun disiapkan lengkap dengan perlengkapan pelindung, untuk berjaga - jaga kalau sewaktu -waktu Uni Soviet menyerang dengan senjata nuklir.



Sekarang gudang tersebut ditutup dan hanya tersisa uang dengan jumlah sedikit saja sebagai benda bersejarah di dalamnya, bunker ini mulai dibuka untuk umum pada 19 maret 2016. Kabarnya Bunker ini dibeli oleh penduduk setempat kemudian dimodifikasi untuk dijadian museum, juga 2 rumah yang berdiri diatasnya direncanakan akan mereka ubah menjadi sebuah hotel yang nantinya diharapkan dapat menambah perekonomian masyarakat setempat.
Vebma.com