Doa untuk Presiden saat sidang MPR : Gemukkan Jokowi karena Dia Semakin Kurus - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Doa untuk Presiden saat sidang MPR : Gemukkan Jokowi karena Dia Semakin Kurus

Doa penutup sidang tahunan MPR yang dibacakan politikus PKS Tifatul Sembiring memicu kontroversi. Tifatul berdoa agar Presiden Jokowi gemuk. “Beri petunjuk Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo. Gemukkanlah badan beliau ya Allah, karena kini terlihat semakin kurus,” ucap mantan Menteri Kominfo itu dalam doanya.


Politikus PDIP, Eva Kusuma Sundari langsung mengkritisi doa Tifatul Sembiring. Eva menyayangkan doa Tifatul berisi serangan fisik ke Jokowi.

“Ya saya sangat prihatin lah dan sedih ya, bagaimana sesuatu yang harusnya, levelnya itu pada level makro, tiba-tiba menyerang pribadi, dan melalui fisik bukan melalui kinerja,” ujar Eva di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).

Berikut ini doa lengkap Tifatul Sembiring yang mendoakan Presiden Jokowi supaya gemuk:

Alamdulillah wa syukrillah. Ya Allah, ya Arhamarrahimin. Tiada kata yang pantas kami ungkapkan kecuali rasa syukur yang tiada tara ke hadirat-Mu ya Allah.

Karena izin dan rida-Mu lah pada hari ini kami menyelenggarakan sidang tahunan MPR Tahun 2017 dengan aman dan lancar. Bersyukur atas nikmat-Mu yang melampaui batas harapan-harapan kami.

Bersyukur kami masih kokoh bersatu dalam negara kesatuan Republik Indonesia. Bersyukur atas kemerdekaan yang Engaku beri, telah 72 tahun bangsa ini menghirup kebebasan dari belenggu penjajahan. Bersyukur atas jasa-jasa para pejuang yang telah mengorbankan harta dan nyawa mereka membebaskan Tanah Air kami.

Ya Allah ampunilah dosa-dosa para pejuang kemerdekaan yang telah gugur. Curahkanlah rahmat-MU pada mereka, balaslah jasa-jasa mereka dengan pahala yang berlipat ganda, juga kepada orang-orang yang tidak kami kenal, mereka yang telah berjasa sekecil atau sebesar apapun untuk kemajuan bangsa Indonesia dan negara kami, ya Allah.

Kami mohon kepada-Mu ya Allah, peliharakanlah dan tekankanlah persatuan dan kesatuan bangsa kami ini. Janganlah Engkau cerai beraikan kami, kokohkanlah ukhwah persatuan di antara kami.

Ya Allah, ya Aziz, ya Jabbar. Ya Allah Engkau adalah Tuhan Kami. Tiada Tuhan selain Engkau ya Allah. Kami adalah ciptaan-Mu dan kami hanyalah hamba-hamba-Mu.

Kami berlindung kepada-Mu dari keburukan-keburukan dan kekhilafan kami. Kami mengaku ya Allah, betapa banyak nikmat Engkau kepada kami. Dan kami juga mengakui masih banyak lumurah dosa-dosa kami.

Ampuni kami ya Allah. Maafkan kami. Sebab tiada yang dapat memberi ampun kecuali hanya Engkau ya Allah.

Ya Allah apalah kami ini, siapalah kami ini di hadapan-Mu ya Allah. Kami yang hina ini, kami minta Engkau kabulkan. Siang Engkau beri berjuta karunia, malam Engkau lelapkan tubuh kami hingga terlena.

Engaku limphakan kesehatan di antara sekian banyak yang tergeletakan kesakitan. Engkau beri nikmat makan di antara sekian banyak yang tidak punya rasa kesedapan. Engkau tinggikan derajat orang-orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau hinakan orang-orang yang Engkau kehendaki.

Engkau beri kekuasan kepada siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan itu dari siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mulah ya Allah kunci-kunci kebaikan. Sugguh Engkau Maha Kuasa untuk menentukan.

Ya Allah ya mutakabbir, beri petunjuklah para pemimpin-pemimpin kami. Bimbinglah mereka agar senantiasa istiqamah di jalan-Mu ya Allah, yang lurus.

Beri petunjuk Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo. Gemukkanlah badan beliau ya Allah, karena kini terlihat semakin kurus. Padahal tekad beliau dalam membangun bangsa dan negara ini tetap membaja untuk maju terus agar menjadi bangsa yang adil makmur dan sejahtera. (pojoksatu.id)