Empat Peraturan Unik di Jepang yang Pasti Gak Kamu Ketahui, Nomor 2 Harus Tahu

Untuk kamu yang belum pernah mengunjungi negeri Sakura, Jepang, mungkin akan asing dengan peraturan-peraturan yang ada di sana. Seperti yang diketahui, Jepang memang negara yang memiliki banyak keunikan sehingga mampu menarik minat banyak orang untuk mengunjunginya.


Namun, di Jepang ini ternyata juga ada beberapa peraturan yang mungkin tidak pernah terbayangkan di dalam benak.

Apa saja itu? Melansir dari The Coverage, simak selengkapnya di sini.

1. Obat yang legal dijual di Amerika Serikat tapi ilegal bagi negara Jepang

Jika berencana ke Jepang dengan membawa obat-obatan, pastikan resep obatnya sesuai dengan dokter di Jepang.

Meski Jepang hanya mengizinkan Amerika untuk memasok obat-obatannya selama dua bulan sekali, namun masih ada jumlah yang tidak legal di Jepang.

Setiap produk yang mengandung stimulan (pseudiephedrine) adalah ilegal di Jepang.

Dan ini termasuk obat penghirup untuk sinus dan alergi seperti Sudafed.

Sayangnya, wisatawan tidak bisa benar-benar mengetahui obat mana yang legal di Jepang, karena konsulat dan kedutaan Jepang di Amerika Serikat tidak memiliki daftar lengkap obat-obatan yang ilegal dan legal di Jepang.

Jadi, jika hendak ke Jepang dengan membawa obat-obatan, pastikan juga membawa resep dari dokter.

2. Warga negara asing harus terus membawa paspor mereka selama di Jepang


Saat berkunjung ke Jepang, wisatawan harus terus memegang paspornya kemanapun ia pergi.


Ini karena undang-undang di Jepang mengizinkan polisi untuk menghentikan warga negara asing (WNA) di mana dan kapan saja untuk melakukan identifikasi.

Hati-hati saat berjalan-jalan di Jepang dan jangan lupa bawa paspormu!

3. Minum alkohol di jalan itu legal di Jepang


Di kebanyakan negara, seperti Malaysia misalnya, minum alkohol di jalanan dikatakan perbuatan ilegal.

Karena dianggap mengganggu masyarakat dan masalah sosial akan dikhawatirkan saat peminum mabuk di jalanan.

Namun, peraturan seperti ini tidak ada di Jepang.

Orang-orang bisa bebas minum alkohol di jalanan dan dianggap legal.

Bahkan ada mesin penjual bir dan sake yang terletak di setiap sudut jalan.

Bahkan ada festival tradisional mereka yang mengadakan acara minum bersama di depan umum.

Selama perayaan Hanami, para peserta menikmati piknik dan minuman alkohol di bawah bunga sakura yang sedang mekar.


Tentu saja, saat minum di area umum, pastikan tetap bisa menjaga perilaku dengan baik.

4. Di Jepang, merokok di dalam ruangan tertutup diperbolehkan namun ilegal


Perokok sering kali tidak diperbolehkan merokok di dalam ruangan ber-AC dan sebagai wujud menghargai kebebasan orang lain dalam bernapas.

Namun beda di Jepang, perokok bisa menikmati rokoknya di manapun, dari ruangan tertutup bahkan di luar.

Rokok di Jepang dikatakan harganya lebih murah dibandingkan dengan negara lain.

Namun, tetap ilegal jika merokok di beberapa area publik.

Di Jepang beberapa tempat didesain khusus untuk para perokok agar tetap bisa merokok kapan saja.
Lebih baru Lebih lama