Kemaluan om jambret di tetesin cairan mendidih oleh oknum polisi - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kemaluan om jambret di tetesin cairan mendidih oleh oknum polisi

Baru-baru ini pemberitaan tengah dihebohkan dengan adanya laporan anggota Buser Polres Gianyar ke Bid Propam Polda Bali karena diduga melakukan penyiksaan mengerikan terhadap Sigit Hidayat Jati (35).



Sigit Hidayat Jati sendiri adalah pelaku perampasan perhiasan di wilayah hukum Mapolres Gianyar.

Pihak keluarga juga melaporkan terkait proses penangkapan di mana dan saat penangkapan, polisi tidak membawa surat penangkapan.

Berikut tim TribunWow.com himpun fakta-fakta terkait kasus jambret yang ditetesi cairan mendidih oleh oknum Polisi ini.

Simak selengkapnya di sini!

1. Awal mula laporan dibuat
Melansir dari Tribun Bali, seorang anggota keluarga Sigit, N Muhyiddin Syamsudin (43) melaporkan kejadian tersebut ke Mapolda Bali pada Senin (14/8/2017).

Ia terpantau datang sendirian, pria yang akrab dipanggil Udin ini pun menunjukkan surat pengaduan ke Bid Propam Polda Bali dengan Nomor: SPSP2/03/VIII/2017/Renmin.

Ia mengaku, bahwa seorang personel Buser Reskrim Polres Gianyar melakukan penyiksaan yang terbilang mengerikan.

Penyiksaan tersebut dilakukan dengan cara membakar suntik plastik, lalu cairan mendidih tersebut diteteskan ke kemaluan Sigit.

“Penyiksaan itu sudah diluar batas. Bayangkan, suntik sapi yang ukurannya besar itu dibakar hingga meleleh lalu cairan plastik mendidih itu diteteskan ke kemaluan saudara saya,” jelas Udin.

Hasil Laga Perdana Timnas U-22 di Sea Games hingga Kekuatan Indonesia di Mata Timnas Thailand!

Tak hanya itu, pihak keluarga juga melaporkan tindakan sewenang-wenang lainnya yang dilakukan oleh oknum polisi.

"Para polisi yang menangkap adik saya pada‎ Kamis 10 Agustus 2017, tidak mengikuti prosedur yang jelas. Atau tidak membawa surat penangkapan. Itu saya ketahui saat saya menjenguk saudara saya," ucap Udin, saat ditemui di Mapolda Bali, Senin (14/8/2017) siang tadi.


2. Kasus penjambretan yang menjerat adiknya
Melansir dari Tribun Bali, Sigit ditangkap oleh polisi dalam dugaan kasus penjambretan.

Hal ini pun diakui oleh Udin.

Penangkapan itu sendiri terjadi pada 5 Agustus 2017 silam sekitar pukul 05.00 Wita.

Diketahui, saat itu adiknya diamankan di Pemogan Denpasar.

Sigit pun diamankan hanya berdasarkan barang bukti berupa rekaman CCTV.

Padahal CCTV sendiri tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti.

"Nah anehnya lagi, karena laporan korban bilang bahwa memakai vespa hitam, itu yang dijadikan pedoman oleh Polisi. Polisi tidak mengetahui berapa plat nomor motor pelaku yang benar mencuri dan motor adik saya. Artinya, dari rekaman CCTV, tidak diketahui berapa plat nomornya," tegasnya.

Jarang Muncul di Layar Kaca, Artis ini Ternyata Menetap di London, Potret Kehidupannya Bikin Kaget!

Tentu saja hal seperti ini disesalkan oleh Udin, terlebih polisi yang bertugas menangani kasus tersebut seolah enggan mendalami sebuah kasus itu lebih mendalam.

“Sudah tidak memiliki bukti permulaan yang cukup, malah melakukan penyiksaan. Anehnya lagi, adik saya juga disuruh mengakui beberapa TKP pencurian dan perampasan, padahal tidak pernah melakukannya,” jelas Udin.

"Kalau memang adik saya salah silahkan diproses sesuai hukum. Tapi saya mengutuk dengan cara ‎‎tidak sesuai prosedur dan Undang-undang yang berlaku di negara ini," bebernya.
Tribunnews