Penghina nabi Muhammad di Medan Anthony Hutapea divonis hukuman penjara 23 bulan - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Penghina nabi Muhammad di Medan Anthony Hutapea divonis hukuman penjara 23 bulan

Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman kepada ‎Anthony Ricardo Hutapea alias Anthony (62), terdakwa kasus penistaan agama dengan hukuman penjara 28 bulan penjara. Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim diketuai oleh Erintuah Damanik menyebutkan terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar ‎Pasal 156 dan 156 (a) KUHPidana tentang penodaan sebuah agama di Indonesia.


“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Anthony Ricardo Hutapea alias Anthony alias Antoni dengan penjara selama 2 tahun dan empat bulan kurungan penjara,” sebut Majelis Hakim, Erintuah Damanik dihadapan terdakwa di ruang utama di PN Medan, Selasa (15/8/2017).

Majelis hakim menyatakan hal meringankan dalam putusan ini, terdakwa yang merupakan pengusaha restoran ternama di Medan ini mengakui semua perbuatannya. Selain itu, tidak pernah dihukum dan selama persidangan Antoni bersikap kooperatif.

Meski begitu, hal ‎memberat terdakwa karena perbuatannya tidak terpuji dan menimbulkan konflik secara umum di Indonesia, khususnya di Medan. Untuk itu, menetapkan terdakwa untuk ditahan.

Menyikapi putusan tersebut, terdakwa ‎Antoni menyatakan banding.

“Terdakwa banding, kami banding juga majelis hakim,” sebut JPU Sindu Utomo dengan tegas.

Untuk diketahui, Antoni didakwa telah menistakan agama dengan menghina Nabi Muhammad SAW. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aisyah, Antoni telah melakukan penistaan agama melalui akun facebook miliknya dengan menggunakan hape merek Vivo Type Y35 dengan Nomor handpone 0819642213 dari salah satu hotel di Kota Yogyakarta.

“Terdakwa telah dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelempok masyarakat tertentu berdasarkan atas Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) pada tanggal 18 Februari 2017, saat menginap di salah satu hotel yang terletak di Jalan Malioboro Kota Yogyakarta,” tuturnya.
pojoksatu.id