Setelah Memperkos4, Seorang Pria di Pamekasan Datangi Rumah Korban dan Melamarnya - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Setelah Memperkos4, Seorang Pria di Pamekasan Datangi Rumah Korban dan Melamarnya

Setelah diburu selama seminggu, Gafur (24), warga Dusun Selatan, Desa Bulangan Branta, Kecamatan Pegantena, Pamekasan, terduga pelaku pemerkosaan, akhirnya ditangkap aparat Polres Pamekasan, Minggu (3/9/2017).



Tersangka Gafur, yang sudah punya istri dan anak, namun belakangan diakui saat ini dalam kondisi pisah ranjang dengan istrinya, ditangkap di rumah korban, di Dusun Kemuning Timur, Desa Palesanggar, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan.

Penangkapan itu berlangsung di rumah korban karena pada saat itu Gafur memang nekat datang untuk melamar.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto, yang dimintai konfirmasinya, Senin (4/9/2017) mengatakan, tersangka sekarang dalam pemeriksaan intensif di Polres Pamekasan dan sedang menjalani penahanan.

Dikatakan, dalam pemeriksaan sementara tersangka Gafur mengaku dalam kejadian itu, dirinya tidak memperkos4.

Tapi hubungan intim layaknya suami istri itu dilakukan suka sama suka. Namun ketika ditanya kenapa sampai korban mengalami pendarahan, tersangka terdiam.

“Sementara antara pengakuan korban yang disampaikan pada kami dengan pengakuan tersangka tentang kejadian itu tidak sama. Tapi apapun pengakuan tersangka, maka kami tetap menahan tersangka, karena melakukan hubungan dengan anak di bawah umur, sehingga pelaku bisa dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak,” kata Bambang Hermanto.

Diungkapkan, setelah kepergok memperkos4 korban, Gafur langsung kabur karena khawatir ditangkap. Selama pelarian, dia sering berpindah-pindah tempat.

Tersangka mengakui, selama buron pikirannya tidak tenang dan dihantui perasaan bersalah, karena telah menodai korban.

Apalagi ia sempat mendengar dari sejumlah keluarganya bahwa keluarga korban melaporkan dirinya ke polisi.

Untuk menutup rasa bersalah itu, tersangka bersama keluarga mendatangi korban ke rumahnya untuk melamar dijadikan istri. Dan kedatangan tersangka di rumah korban itu langsung dilaporkan ke polisi.

“Begitu mendengar informasi dari masyarakat, jika pelaku pemerkosa itu muncul, anggota kami langsung bergerak menangkapnya,” tambah Bambang Hermanto.

Hasyim Asyari, paman korban yang dihungi via telepon membenarkan jika pelaku pemerkosa keponakannya sudah tertangkap. Ia berterima kasih kepada polisi yang telah berhasill menangkap pelakunya.

“Kami berterima kasih, sekalian kami minta kepada Polisi, agar menghukum pelaku sesuai hukum yang berlaku, karena ini menyangkut masa depan keponakan saya,” kata Hasyim Asyari (tribunnews.com)