Demi Persela Lamongan, Choirul Huda Tunda Mimpi Besarnya Hingga Kini Tak Dapat Lagi Mewujudkannya - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Demi Persela Lamongan, Choirul Huda Tunda Mimpi Besarnya Hingga Kini Tak Dapat Lagi Mewujudkannya

Duka mendalam masih dirasakan oleh dunia sepak bola Indonesia. Kepergian Choirul Huda masih meninggalkan luka di hati banyak orang. Choirul memang diketahui sangat mencintai klub yang dibelanya, Persela Lamongan.


Dirinya bahkan tak pernah sekalipun meninggalkan Persela mulai dari berkarier tahun 1999 hingga akhir hayatnya. Julukan 'One Man Club' bahkan disematkan kepada pemain 38 tahun itu.

Bahkan, saking cintanya pada Persela, dirinya hingga rela menunda untuk mewujudkan mimpi besarnya. Hal tersebut diungkapkan oleh istri Choirul Huda, Lidya Anggraini (36). Curahan Hati Istri Choirul Huda, Sempat Heran dengan Keputusan Coach Aji Santoso Mainkan Suaminya

Lidya mengungkapkan impian terbesar kiper Lamongan semasa hidupnya adalah menjadi seorang pelatih. Namun, impian itu sengaja ditundanya demi Persela Lamongan.

"Impiannya menjadi pelatih, tapi selama klub masih membutuhkan tenaganya, berapapun umurnya dia siap," kata Lidya Anggraini (16/10/2017), seperti dikutip dari TribunJatim.com, Senin (16/10/2017).

Lidya Anggraini (kanan), istri kiper Persela Lamongan Choirul Huda saat ditemui di rumah duka, Senin (16/10/2017).

Lidya Anggraini (kanan), istri kiper Persela Lamongan Choirul Huda saat ditemui di rumah duka, Senin (16/10/2017). (TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIK)

Seperti yang diketahui, Choirul Huda menghembuskan napas terakhirnya usai bertabrakan di lapangan saat membela Persela kala menjamu Semen Padang FC.

Huda meninggal tepat pukul 17.15 WIB di RSUD Dr Soegiri, pada Minggu (15/10/2017). ( tribunnews.com )