Hendrik bogem wajah istri hingga patah..... masalahnya sepele banget - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Hendrik bogem wajah istri hingga patah..... masalahnya sepele banget

Emosi di luar batas, bikin Hendrik Kusuma (32), warga Jalan Jelawat, Samarinda, Kalimantan Timur, gelap mata. Di tengah cekcok dengan istrinya, Amelia (30), Hendrik tega menonjok hingga gigi pendamping hidupnya itu patah.


Percekcokan itu dipicu masalah sepele. Dia tidak mau mengantar istrinya pulang ke rumah orang tuanya. Kisah pilu yang dialami Amelia itu, terjadi Sabtu (14/10) lalu. Rumah tangga Hendrik dan Amelia, yang tinggal menumpang di rumah orang tua Hendrik, memang kerap diwarnai ketidakharmonisan.

Saat itu, sekira pukul 22.30 WITA, Amelia kembali adu mulut dengan mertuanya. Cekcok itu pun membulatkan keinginan Amelia, untuk angkat kaki dari rumah mertuanya itu.

"Korban Amelia ini minta suaminya mengantarnya pulang ke rumah orang tuanya. Korban pun mulai mengemas barang-barangnya, pakaiannya, ke dalam koper," kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir Ipda Purwanto, kepada merdeka.com, Selasa (17/10).

Keinginan Amelia untuk pulang ke rumah orang tuanya, ditolak Hendrik, hingga keduanya terlibat cekcok. Seketika itu pula, suasana menjadi gaduh dan Amelia merintih kesakitan.

"Suaminya ini, memukuli istrinya dengan tangan kosong, mengenai wajah, pipi dan kepala istrinya. Akibatnya ya lebam, dan sakit di kepala korban. Gigi gerahamnya di bagian atas juga patah," ujar Purwanto.

"Kesakitan dan ketakutan terus dipukuli, Amelia berhasil kabur dari rumahnya, tapi mengarah ke kantor polisi, ke Polsek (Polsekta Samarinda Ilir). Dia laporan sudah dianiaya suaminya sendiri," imbuh Purwanto.

Memasuki Minggu (15/10) dini hari, polisi pun bergegas memintakan visum Amelia, ke RSUD AW Syachranie, di Jalan Palang Merah, Samarinda. "Itu untuk memperkuat laporan korban, dan juga upaya penyelidikan kita ya," terang Purwanto.

Polisi pun mencari pelaku Hendrik, pascapelaporan istrinya. Belakangan diketahui, usai menghajar istrinya itu, Hendrik kabur meninggalkan rumah orang tuanya, yang dia huni dengan istrinya.

"Akhirnya, setelah kita selidiki, kita cari, pelaku kita tangkap Senin (16/10) kemarin. Kita bawa ke kantor, kita tahan dengan dugaan telah melakukan tindak KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga)," pungkasnya ( jpnn.com )