Inilah Gadis yang nekat berani bongkar kebiasaan mengerikan Kim Jon Un - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Inilah Gadis yang nekat berani bongkar kebiasaan mengerikan Kim Jon Un

Seorang gadis menjadi saksi betapa sulitnya menjalani hidup sebagai warga Korea Utara. Tidak ada ketenangan, lantaran terlalu banyak teror. Gadis itu juga menyaksikan kebiasaan buruk pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Bahkan, menurut gadis itu, kebiasaan Jong Un begitu mengerikan.


Siapa sebenarnya sosok gadis yang membuat pengakuan mengejutkan itu?

Beberapa hari usai Jong Un melakukan uji ledak bom hidrogen, gadis yang demi keamanan mengubah namanya menjadi Hee Yeon Lim itu membuat pengakuan mengejutkan.

Dia menyaksikan sendiri Jong Un secara sadis mengeksekusi orang-orang yang dianggap berseberangan, termasuk juga menjadikan para pelajar putri sebagai budak seks.


Hidup Tak Tenang Meski Keluarga Pejabat
Hee Yeon Lim, 26 tahun, merupakan putri Kolonel Wui Yeon Lim yang tinggal di Pyongyang. Kolonel Wui merupakan salah satu pejabat militer lingkaran dalam Jong Un.

Pada 2015, Kolonel Wui meninggal dunia. Setelah itu, Hee bersama keluarganya memutuskan untuk pergi meninggalkan negaranya.

Sebelum Kolonel Wui meninggal, Hee merasakan kenikmatan sebagai anak pejabat. Dia tinggal di sebuah rumah tiga kamar, juga difasilitasi mobil SUV buatan China dengan satu sopir pribadi.

Meski begitu, Hee mengaku tidak nyaman dengan kehidupannya. Setiap hari, dia dan keluarganya selalu diawasi oleh pemerintah.


Memilih Kabur
Meninggalnya Kolonel Wui menjadi momen yang tepat bagi Hee dan keluarganya untuk melarikan diri. Dia harus menempuh perjalanan sangat jauh demi bisa menyeberangi garis batas Korut.

Mereka berhasil meninggalkan Korut setelah menyuap seorang penjaga perbatasan. Setelah itu, Hee bersama ibu dan adik laki-lakinya segera pergi melalui jalur menuju China.

Dalam perjalanannya, mereka menghabiskan uang hingga 5.000 poundsterling, setara Rp90 juta, demi bisa menyusup ke Laos. Setelah itu, perjalanan mereka berakhir di daerah rahasia di Korea Selatan.

" Perjalanan melintasi Korut dari Pyongyang sungguh mengerikan. Saya bisa kapan saja dihentikan," kata Hee.

" Sopir berusaha terus menyuap setiap penjaga saat kami menuju China. Saya tidak merasa bahagia hingga kami bisa keluar," ucap Hee melanjutkan. (dream.co.id)