Jangan percaya lagi ya, 9 mitos HIV Aids yang sampai kini dipercaya banyak orang - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Jangan percaya lagi ya, 9 mitos HIV Aids yang sampai kini dipercaya banyak orang

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa virus tersebut telah membunuh sekitar 39 juta orang sejak tahun 1981, HIV (human immunodeficiency virus) dan AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) masih saja muncul informasi salah atau mitos yang beredar dari penyakit ini, dan bahkan kebanyakan orang percaya dengan mitos ini.




1. Saya bisa mendapatkan HIV dari menyentuh orang yang terinfeksi atau berada di ruangan yang sama dengan mereka.
Ini tidak benar. Menyentuh atau memeluk seseorang dengan HIV tidak berarti Anda akan terinfeksi virus. Virus ini terutama ditularkan melalui hubungan dan pertukaran cairan tubuh. Orang juga berpikir bahwa dengan berbagi cangkir, pisau dan garpu dll mereka juga bisa terinfeksi. Ini juga tidak benar.



2. Orang dengan HIV semuanya terlihat sama.
Ini tidak benar. Bagaimana kita bisa mengetahui apakah seseorang terkena HIV hanya dengan melihat mereka? Beberapa orang berpikir bahwa orang dengan virus terlihat kurus, tapi orang datang dalam berbagai bentuk dan ukuran. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah seseorang terkena virus adalah melalui tes HIV.


3. Jika saya tes HIV positif maka saya memiliki AIDS.
Ini tidak benar. AIDS adalah tahap tertentu dari penyakit ini. Orang dengan HIV dapat hidup sehat dan produktif selama bertahun-tahun sebelum mereka mengembangkan penyakit lanjut (AIDS). HIV dan AIDS disatukan (sering salah), yang memberi kesan bahwa mereka adalah satu dan sama.




4. Jika saya berhubungan in**m dengan seseorang yang berada di luar hubungan saya, saya tidak akan terkena HIV.
Ini tidak benar. Menjadi tidak setia memiliki risikonya. Para pakar selalu mengatakan bahwa saat Anda berhubungan di luar hubungan, ini menjadi seperti 'undian' atau peluang Anda untuk menang selalu ada, sama seperti kemungkinan Anda terkena HIV. Jika Anda tidak mengetahui status pasangan dan perilaku  Anda, Anda harus selalu berhati-hati. ( planet.merdeka.com )