Kejam, Cinta tak dibalas, Deri ajak bunga ke rumah orangtuanya lalu "diehem" paksa - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kejam, Cinta tak dibalas, Deri ajak bunga ke rumah orangtuanya lalu "diehem" paksa

Malang nian nasib Bunga (nama samaran), warga Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Kegadisannya direnggut oleh Deri (23). Parahnya, gadis 16 tahun ini, diehem pelaku di rumah orangtua kandung pria yang baru dua hari dikenalnya itu.


Dari informasi yang diterima dari pihak Polres Agam, bunga dicabuli pelaku pada (9/10) 2017 lalu di kediaman pelaku kawasan Nagari Manggopoh, Kabupaten Agam. Keluarga korban yang tidak senang mendengar kabar aib tersebut, langsung melaporkan peristiwa yang terjadi dini hari itu pada pihak kepolisian setempat dengan LP/127/X/2017-SPKT Res Agam.

Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi melalui Kasat Reskrim Polres Agam Iptu M Reza mengatakan, usai menerima laporan tersebut, pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan dan juga melakukan visum terhadap korban.

Awalnya kata Kasat, petugas cukup kesulitan mendeteksi keberadaan pelaku. Lantas, tersangkapun dipancing melalui korban sendiri. "Kita minta korban menelepon tersangka. Dan tersangka meminta korban untuk datang ke Bukittinggi. Dari situlah kami suruh korban naik travel dan kami buntuti dari belakang," jelas Iptu M Reza pada sejumlah wartawan pada Kamis (19/10).

Lalu, korban bertemu dengan pelaku di kawasan Pasar Aur Kunjng, Kota Bukittinggi. Sesaat tengah berbincang, petugas langsung menciduk pelaku dan membawanya ke Mapolres Agam.

Kepada penyidik, Deri tidak menampik kejadian tersebut. Tersangka membenarkan, jika ia telah menyetubuhi bunga di rumah orangtuanya sendiri. Berawal dari ajakan jalan-jalan, pelaku lalu menyatakan cinta pada bunga. Namun, bunga tidak kunjung memberikan jawaban.

Pelaku enggan mengantarkan korban ke rumahnya hingga pukul 23.30 Wib. Alhasil, karena telah larut malam, ia memaksa korban untuk pulang ke rumah orangtuanya di kawasan Nagari Manggopoh. Akhirnya, korban diehem pelaku di kediaman orangtuanya.

"Tersangka jelas melakukan dengan paksaan, korban juga masih berusia 16 tahun. Kini, korban telah kami amankan untuk penyidikan lebih lanjut," tutupnya. ( merdeka.com )