Duh Kasihan Pria ini dikeroyok Istri dan Mertuanya, Alasannya Bikin Ngelus Dada

Sebuah pemandangan tak biasa terpotret di sebuah kantor polisi di Jember. Dimana seorang pria dengan kondisi tubuh penuh luka dan darah, sambil menggendong seorang anak kecil datang melapor ke kantor polisi.


Laporan itu sendiri ia tujukan untuk istri dan kedua mertuanya.

Seperti dikutip merdeka.com, Hafid Betranius, warga asal Dusun Rampal, Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro, Jember ini telah menjadi korban penganiayaan istri dan kedua mertuanya dengan cara dipukul menggunakan kayu balok, serta dilempari piring dan gelas hingga mengakibatkan kepalanya bocor.

Bukan cuma itu, Hafid yang tengah menggendong anaknya kala itu juga mendapat gigitan dari istrinya. Kejadian ini sendiri ia dapati setelah pulang bekerja. Ketika itu, Hafid pulang dan langsung memberikan uang hasil kerjanya ke sang istri selama seminggu sebesar dua ratus ribu.

Tanpa disangka, penghasilan minim tersebut menyulutkan emosi sang istri hingga akhirnya terjadilah kejadian tersebut.

Yang mencengangkan, bukannya meredam emosi sang anak, mertua Hafid malah turut membantu menganiaya menantunya sendiri.

Dalam kondisi luka dan masih berdarah-darah, Hafid membawa serta anaknya untuk membuat laporan. Kasus ini telah diselidiki oleh pihak kepolisian.

Kepolisian juga telah melakukan visum pada Hafid, dan apabila istri dan mertuanya nanti terbukti bersalah maka mereka akan dijerat dengan pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pengeroyokam dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. ( merdeka.com )
Lebih baru Lebih lama