Ini sosok Hendrawan yang tercyduk karna caci maki polisi di facebook, ternyata ini alasan ia caci maki...

Hendrawan Tan, 27, yang diduga menghina institusi Polri, akhirnya ditangkap. Pemuda yang beralamat di Gang Nelayan, Benteng RT. 002, RW. 00, Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, ini akhirnya diciduk polisi di rumahnya, Jumat (3/11) sekitar pukul 17.00.


Sebelumnya, ia menghina institusi Polri, khususnya polisi di Kota Pontianak. Penghinaan itu dilontarkan Hendrawan melalui dua akun Facebook miliknya "Frengky Sanjaya" dan "Bang Ree".

Kata-kata tak pantas yang ditujukannya ke polisi beberapa kali dilontarkannya.

Pantauan Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), akun Facebook bernama "Frengky Sanjaya" dengan alamat UR : https://m.facebook.com/aliong.chen.921 memposting tulisan """warning"""polisi an***g (sensor, red) bodoh keliaran di mana pun", Kamis (2/11) pukul 21.56.

Kemudian dia posting ulang dengan kalimat yang sama. Sontak, status Facebook itu langsung diserbu warganet di kolom komentarnya.

"TERCYDUK LAH KAU. PAK POLISI KALO DIA TERCYDUK VIDIOKAN YA PAK POLISI," tulis akun bernama Fahrizal Zaini Ikshan, mengomentari status tersebut sekitar pukul 22.55.

Tidak berselang lama, pukul 22.57 akun bernama Maiia Lisma, berkomentar "Nak tenar die d ptk nih,,yok bantu die tenar,..viral kan (emoji: marah) Udh bosan makan nasi ,tak lama agik makan timah panas nih (emoji : setan bahagia)" tulisnya.

Semenit kemudian, seolah jagoan, Frengky Sanjaya menanggapi komentar statusnya. Bahkan dengan kalimat yang lebih berani "promasi koq salah??? skrg jak para an***g bodoh sangat banyak di rumah aku jadi aku cari yg suka ladeni para polisi an***g bodoh..." tulisnya pukul 22.58.

Alhasil, netizen lainnya berharap si pemilik akun yang tergolong nekat tersebut segera diciduk, sehingga dapat melihat wajah aslinya.

"Kalau tercyduk,,pasang muke bodo n lugu,, sambil nangis2 minta maaf.. terus blg, khilafff.." tulis akun Rein, pukul 23.04.

Pemilik akun itu nongol lagi di kolom komentarnya sekitar pukul 23.07. Lagi-lagi semakin berani bak jagoan.

"skrg jak para polisi an***g bodoh bnyak di rumah aku 24 x jam nonstop ad terus""""""selama 5 tahun para polisi an***g bodoh.... aku jak malas ladeni para an***g bodoh," tulisnya.

Netizen semakin geram atas posting tersebut. Bahkan, ada yang menuding bahwa wujud asli si pemilik akun seorang homoseksual atau gay. Usut punya usut, status yang ditulis tersebut lantaran sakit hati karena apes dirazia polisi.

Balasan komentar terakhir si pemilik akun ditulis sekitar pukul 23.52, bahkan dengan nada menantang. "tlpon jak tnya .... para polisi an***g bodoh tau koq aku posting," tulisnya.

Akibat tidak bijak dalam bermedia sosial, pria pengangguran itu akhirnya berurusan dengan polisi. ( jpnn.com )
Lebih baru Lebih lama