Kesalahan fatal penulisan CV atau Resume yang sering dilakukan lulusan baru - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kesalahan fatal penulisan CV atau Resume yang sering dilakukan lulusan baru

Kesalahan penulisan resume atau CV sudah terbukti memberikan pengaruh besar pada keputusan diterima atau tidaknya sebuah lamaran. Sudah kerap sekali dibahas mengenai apa yang sebaiknya ditulis dan apa yang tidak pada resume untuk lamaran kerja. Sayangnya, tetap saja ada beberapa kesalahan yang dilakukan lagi dan lagi dalam resume. Terutama untuk mereka yang baru saja lulus sekolah maupun kuliah.


Memerhatikan kesalahan yang mungkin dilakukan dalam penulisan resume dan CV bisa memperbesar kemungkinan diterima kerja. Para fresh graduate atau lulusan baru kerap kali luput dalam memerhatikan penulisan sehingga membuat kesalahan yang jadi penyebab kegagalan diterima kerja. Di bawah ini adalah beberapa kesalahan dalam penulisan yang seharusnya jadi perhatian tersebut.

3 Kesalahan Penulisan Resume yang Kerap Dilakukan Para Lulusan Baru



1. Resume Bukan tentang Diri Pelamar
Banyak pelamar kerja, atau lulusan baru yang menulis resume dengan pemikiran hal tersebut mengenai dirinya. Padahal tidak begitu. Resume dan CV ditujukan untuk memberi informasi kepada pewawancara, untuk posisi yang dituju. Mulai dari rekaman pendidikan dan kemampuan, hingga apa saja pengalaman kerja yang dilakukan. Resume dan CV bukan media untuk pelamar kerja mengungkapkan apa yang ingin mereka capai atau harapan mereka di perusahaan nantinya.

Begitu pun pada cover letter yang disertakan pada resume. Sebaiknya pelamar fokus pada mengungkapkan informasi penting untuk pewawancara nantinya. Pewawancara biasanya akan enggan memperhatikan lebih jauh bila resume lebih befokus pada pelamar kerja. Bukannya menyuguhkan semua informasi yang seharusnya mereka ketahui.



2. Perhatikan Nada Bahasa
Untuk lulusan baru, menentukan “nada” ketika menulis resume memang tidak mudah. Bagaimana nada yang seharusnya digunakan pada saat penulisan resume dan yang seharusnya dihindari. Ketika menulis CV maupun cover letter, yang harus diperhatikan memang bagaimana membuat nada terdengar unik dan memiliki karakter.

Pernyataan ini memberi tahu pembaca tidak nyata tentang Anda. Nada dan bahasa yang digunakan menjadi daya tarik tersendiri dari resume yang dibuat. Menjadikan lamaran Anda berbeda dari pada CV yang dikirimkan oleh pelamar lain.



3. Resume Seharusnya Tidak Terlalu Panjang
Para lulusan baru kerap kali tidak yakin sepanjang apa surat lamaran mereka seharusnya. Resume yang dibuat seharusnya tidak lebih dari 2 halaman. Sedangkan cover letter malah seharusnya tak lebih panjang dari 1 halaman. Dalam 2 halaman tersebut Anda seharusnya mampu menyisipkan segala informasi yang diperlukan dengan bahasa dan nada yang tepat.
Jika terlalu panjang, pewawancara kerja sering mengaku enggan memeriksa lebih jauh. Padahal mungkin Anda memiliki lamaran yang cukup menarik. Untuk itu, pastikan informasi yang dibagikan benar-benar bisa berguna untuk pewawancara, dan membuat hiring manager merasa tertarik.
magazine