Ngambek usai dipermalukan 128 negara, AS potong dana untuk PBB - Khazahk.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Ngambek usai dipermalukan 128 negara, AS potong dana untuk PBB

Pemerintah Amerika Serikat nampaknya memang tidak terima setelah 128 negara dalam majelis umum Perserikatan Bangsa-Bangsa memutuskan menolak klaim Presiden Donald Trump, yang menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada 6 Desember lalu. Mereka melampiaskan kekecewaannya dengan berencana memangkas jumlah sumbangan buat PBB pada tahun anggaran 2018-2019.


Dalam pernyataan diterbitkan pekan lalu, Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, menyatakan pemerintahnya bakal memangkas anggaran sumbangan buat PBB mulai tahun depan sebesar USD 285 juta (sekitar lebih dari Rp 3,8 triliun). Mereka juga menyunat sejumlah pos dana bantuan lain buat PBB, salah satunya dalam hal manajemen. Menurut Haley, dengan cara itu pemerintah AS berharap bisa menekan PBB supaya mengubah keputusan tentang status Yerusalem.

"Kami tidak akan membiarkan kemurahan hati penduduk Amerika dimanfaatkan oleh orang lain," tulis Haley dalam pernyataannya, dilansir dari laman The Guardian, Rabu (27/12).

Haley juga menuding selama ini pengelolaan anggaran di PBB tidak efisien dan dianggap boros. Walau demikian, belum diketahui apakah pemotongan anggaran oleh AS bakal membikin PBB kesulitan di masa mendatang.

Kewajiban Amerika Serikat buat menjamin anggaran PBB tercantum di dalam Piagam PBB. Di sana tertulis AS bertanggung jawab atas anggaran operasional tahunan sebesar 22 persen atau USD 1,2 miliar (Rp 16,2 triliun) sepanjang 2017-2018, dan biaya operasi pasukan penjaga perdamaian sebanyak 28,5 persen atau sekitar USD 6,8 miliar (Rp 92,1 triliun). [ary/merdeka.com]