Perkataan inilah yang menjadi penyebab arsitek dibunuh di Depok

Viva.co.id | AM, tersangka pembunuhan terhadap Feri Firman Hadi, 50 tahun, arsitek yang ditemukan tewas membusuk di rumahnya, Perumahan Poin Mas Blok A2 Nomor 5 RT 01/11, Depok, Jawa Barat, mengungkapkan kata-kata Feri yang membuatnya gelap mata hingga tega menghabisi nyawa korban.


"Korban bilang, ibu kamu tinggal di sini saja sama saya," ujar juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, saat jumpa wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Ahad, 7 Januari 2018.

Argo menjelaskan, kata-kata tersebut sangat mempengaruhi kondisi psikologis tersangka. Terlebih, remaja berusia 20 tahun itu juga memiliki adik perempuan. Sehingga tawaran Feri dianggap AM melecehkan keluarganya dan membuat ia gelap mata menusuk leher kanan Feri dengan gunting hingga tewas.

Mayat Feri, yang meninggal sejak 11 Desember lalu, baru ditemukan pada 3 Januari 2018. Argo menjelaskan, saat ditemukan, kondisinya sudah membusuk, bahkan mulai mengering.

Penemuan ini didasarkan laporan keluarga yang tidak bisa menghubungi Feri selama tiga pekan lebih. Feri, yang seorang duda, hanya tinggal seorang diri sehingga mayatnya baru ditemukan tiga pekan kemudian.

Selain dengan kata-kata tersebut, AM mengaku juga mendapatkan kata-kata tidak mengenakkan lain, di antaranya "orang tidak jelas" dan "bisanya minta-minta doang".

Remaja yang hanya lulusan sekolah dasar itu sekarang harus mempertanggungjawabkan perbuatan pidana pembunuhan yang dia lakukan. Dia dijerat Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.
Lebih baru Lebih lama